none
Cara Konfigurasi yang Benar terhadap Router dan Server ? RRS feed

  • Pertanyaan

  • Para Master dan Pakar IT disini... sebelumnya bukan tidak bermaksud menyusahkan Anda-anda sekalian, saya mondar-mandir search pertanyaan yg sama dengan saya kebetulan tidak ada... ya sudah saya mengajukan langsung saja disini... 1. Apakah bisa network di Server 2003/2008 IPnya diseting DHCP karena ada Router, apa DNSnya ga kacau ?? 2. sebaiknya router yg memberikan DHCP IP kepada client atau SERVERkah yg seharusnya apabila terdapat 22nya ? untuk lebih jelasnya saya mempunyai router RB dari mikrotik (terkoneksi dengan internet)dan SERVER (difungsikannya untuk pengeloaan user agar mendapatkan mapping drive masing2) harap dimaklum banyak bertanya.. terima kasih sekali ada dari para SUHU / MASTER yg merespon disini...
    Selasa, 25 Oktober 2011 08.36

Jawaban

  • Dear Pak Aaxdhe,

    Mungkin saya bisa membantu untuk menjawab

    1. Apakah bisa network di Server 2003/2008 IPnya diseting DHCP karena ada Router, apa DNSnya ga kacau ??

    Kalau IP Server sebaiknya jangan di setting DHCP karena akan berantakan. Sebaiknya anda kasih saja static IP.

    2. Sebaiknya router yg memberikan DHCP IP kepada client atau SERVERkah yg seharusnya apabila terdapat 22nya ? untuk lebih jelasnya saya mempunyai router RB dari mikrotik (terkoneksi dengan internet)dan SERVER .

    Saya sudah implementasi di beberapa client, ada sebagian yang menaruhnya di router ada juga yang menaruhnya di server,

    tapi menurut saya lebih baik di taruh di server dikarenakan management dan GUI di server lebih baik di bandingkan dengan router.

     

    Semoga membantu.

     

    Terima Kasih.

    Regards,

    Bobby P

    • Ditandai sebagai Jawaban oleh Steven Panjaya Kamis, 27 Oktober 2011 00.58
    Rabu, 26 Oktober 2011 12.34
  • Dear Pak Aaxdhe,

    1.. Apakah bisa network di Server 2003/2008 IPnya diseting DHCP karena ada Router, apa DNSnya ga kacau ?

    Saya setuju dengan Pak Bobby, sebaiknya ip server menggunakan static IP agar tidak ada conflik dll. selain itu ada beberapa role server yg mengharuskan penggunaan static ip.

    2. Sebaiknya router yg memberikan DHCP IP kepada client atau SERVERkah yg seharusnya apabila terdapat 22nya ? untuk lebih jelasnya saya mempunyai router RB dari mikrotik (terkoneksi dengan internet)dan SERVER

    Untuk DHCP sebenarnya tidak masalah kalau keduanya di jalankan selama IP address Range dhcpnya tidak menggunakan range yg sama.

    Misal microtik range 192.168.1.50 - 192.168.1.100 dan server 192.168.1.101 - 192.168.1.200. Tapi hal ini tidak disarankan, selain menyulitkan untuk konfigurasi juga dapat menyebabkab ip conflik.

    Kalau saya sendiri memilih untuk menggunakan dhcp pada server selain GUI yang lebih bagus dan lebih mudah dalam configurasinya baik DHCP Reservation dll.

     

     

    • Ditandai sebagai Jawaban oleh Steven Panjaya Selasa, 08 November 2011 00.54
    Selasa, 08 November 2011 00.48
  • 1. Untuk server lebih baik menggunakan IP statis, saat terjadi trouble networking akan lebih mudah troubleshootingnya.
    DNS kacau? saya biasa setting IP DNS dari atas ke bawah...
    client - IP DNS1 diarahin ke server AD (untuk menangani request ke host local seperti maping), IP DNS2 diarahin ke router (untuk menangani request ke host luar/internet).
    server AD - IP DNS1 diarahin ke router, IP DNS2 diarahin ke IP DNS ISP/Provider internet
    Router - IP DNS1 & IP DNS2 diarahin ke IP DNS ISP/Provider internet
    Selama ini tidak ada masalah dan jarang nemu "lookingup" :)

    2. Sebisa mungkin saya mengurangi beban tugas server, apalagi server tsb menyediakan service2 vital. DHCP server selalu saya set di sisi router. Router anda router RB mikrotik, untuk GUI sudah userfriendly.

    Rabu, 16 November 2011 04.47

Semua Balasan

  • Dear Pak Aaxdhe,

    Mungkin saya bisa membantu untuk menjawab

    1. Apakah bisa network di Server 2003/2008 IPnya diseting DHCP karena ada Router, apa DNSnya ga kacau ??

    Kalau IP Server sebaiknya jangan di setting DHCP karena akan berantakan. Sebaiknya anda kasih saja static IP.

    2. Sebaiknya router yg memberikan DHCP IP kepada client atau SERVERkah yg seharusnya apabila terdapat 22nya ? untuk lebih jelasnya saya mempunyai router RB dari mikrotik (terkoneksi dengan internet)dan SERVER .

    Saya sudah implementasi di beberapa client, ada sebagian yang menaruhnya di router ada juga yang menaruhnya di server,

    tapi menurut saya lebih baik di taruh di server dikarenakan management dan GUI di server lebih baik di bandingkan dengan router.

     

    Semoga membantu.

     

    Terima Kasih.

    Regards,

    Bobby P

    • Ditandai sebagai Jawaban oleh Steven Panjaya Kamis, 27 Oktober 2011 00.58
    Rabu, 26 Oktober 2011 12.34
  • Dear Pak Aaxdhe,

    1.. Apakah bisa network di Server 2003/2008 IPnya diseting DHCP karena ada Router, apa DNSnya ga kacau ?

    Saya setuju dengan Pak Bobby, sebaiknya ip server menggunakan static IP agar tidak ada conflik dll. selain itu ada beberapa role server yg mengharuskan penggunaan static ip.

    2. Sebaiknya router yg memberikan DHCP IP kepada client atau SERVERkah yg seharusnya apabila terdapat 22nya ? untuk lebih jelasnya saya mempunyai router RB dari mikrotik (terkoneksi dengan internet)dan SERVER

    Untuk DHCP sebenarnya tidak masalah kalau keduanya di jalankan selama IP address Range dhcpnya tidak menggunakan range yg sama.

    Misal microtik range 192.168.1.50 - 192.168.1.100 dan server 192.168.1.101 - 192.168.1.200. Tapi hal ini tidak disarankan, selain menyulitkan untuk konfigurasi juga dapat menyebabkab ip conflik.

    Kalau saya sendiri memilih untuk menggunakan dhcp pada server selain GUI yang lebih bagus dan lebih mudah dalam configurasinya baik DHCP Reservation dll.

     

     

    • Ditandai sebagai Jawaban oleh Steven Panjaya Selasa, 08 November 2011 00.54
    Selasa, 08 November 2011 00.48
  • 1. Untuk server lebih baik menggunakan IP statis, saat terjadi trouble networking akan lebih mudah troubleshootingnya.
    DNS kacau? saya biasa setting IP DNS dari atas ke bawah...
    client - IP DNS1 diarahin ke server AD (untuk menangani request ke host local seperti maping), IP DNS2 diarahin ke router (untuk menangani request ke host luar/internet).
    server AD - IP DNS1 diarahin ke router, IP DNS2 diarahin ke IP DNS ISP/Provider internet
    Router - IP DNS1 & IP DNS2 diarahin ke IP DNS ISP/Provider internet
    Selama ini tidak ada masalah dan jarang nemu "lookingup" :)

    2. Sebisa mungkin saya mengurangi beban tugas server, apalagi server tsb menyediakan service2 vital. DHCP server selalu saya set di sisi router. Router anda router RB mikrotik, untuk GUI sudah userfriendly.

    Rabu, 16 November 2011 04.47