none
(Sumber: milis DOTNET) tentang license windows RRS feed

Jawaban

  • Sama. Tidak perlu license khusus.

    Yang penting diingat adalah license itu nempelnya ke host fisik, bukan ke VMnya. Jadi, semua host fisik yang akan 'ketumpangan' VM Windows  harus memiliki jumlah license yang cukup.

    Tidak peduli hostnya, yang penting instance nya berapa.

    Misalnya:

    License Standard (kalau nggak salah) s/d 4 OS instance di 1 box.

    Anggap kita ada 2 box @ 3 VM Windows (terlepas dari hypervisor nya pakai apa, entah VMware, XenServer, atau Hyper-V).  Artinya tiap box butuh masing2 1 license Standard.

    Tapi asumsikan suatu saat 3 VM di box A harus migrate ke box B. Artinya, box B akan berisi 6 WM Windows. Dalam situasi ini, jumlah license di box B tidak lagi mencukupi; harus pakai 2 license. Atau sebaliknya, VM di B migrate ke A. Maka A juga butuh 2 license.

    Jadi, jumlah license yang dibutuhkan per box tergantung dari jumlah maksimal OS instance Windows yang jalan di box tersebut.

    Skenario lainnya, anggap kita ada 4 box @ 3 OS instance Windows. Kalau misalnya A perlu down, maka 3 VM di A kita migrasi-distribusi ke B, C, dan D. Masing2 B, C, dan D akhirnya menjalankan masing2 4 OS Instance. Dalam hal ini, tidak perlu license tambahan karena license Standard sudah membolehkan s/d 4 OS instance di 1 box.

    Dijawab oleh: Pandu Poluan


    Best Regards,
    Agnes Sannie [MSFT]
    MSDN Community Support | Feedback to us
    Get or Request Code Sample from Microsoft
    Please remember to mark the replies as answers if they help and unmark them if they provide no help.

    Kamis, 29 November 2012 10.11
    Moderator